Syarat Pengemudi, Mobil dan Motor Uber

Syarat Pengemudi, Mobil dan Motor Uber

Layanan transportasi Uber, perusahaan yang dirintis oleh Travis Kalanick dan Garrett Camp pada 2009 di San Fransisco, Amerika Serikat, hadir di Indonesia sejak Agustus 2014. Dengan pengguna yang memesanan kendaraan via aplikasi smartphone mereka, pengemudi Uber dengan mudah mendapatkan penumpang.

Jenis layanan Uber di Indonesia yakni:

1.    Layanan ekonomi yang pas untuk sehari-hari:
·         UberX (mobil untuk tumpangan harian, maksimal 4 penumpang)
·         UberXL (mobil van dan SUV kapasitas hingga 6 penumpang)
·         UberSELECT (sedan kelas atas ekonomis dengan penumpang hingga 4 orang)
2.    Layanan bisnis atau rekreasi mewah:
·         UberBLACK (mobil mewah kapasitas maksimal 4 orang, cocok untuk acara spesial malam hari)
·         UberSUV (mobil SUV mewah kapasitas sampai 7 orang)
·         UberLUX (tumpangan berkelas sangat atas yang menampung hingga 4 orang)
3.    Layanan motor:
·         UberMotor (layanan praktis transportasi motor)

Di Indonesia, layanan Uber baru dapat dinikmati di kota-kota besar seperti Bali, Balikpapan, Bandung, Jakarta, Makassar, Malang, Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Jika kamu tertarik memilih Uber sebagai penghasilan tambahan ataupun penuh waktu, kendaraan yang harus kamu miliki disesuaikan dengan jenis layanan Uber yang kamu inginkan. Secara umum untuk mobil, tahun perakitan harus di atas tahun 2012 (pengecualian untuk ISUZU Panther dan Daihatsu Granmax). Untuk UberMotor, motor yang digunakan di atas tahun 2009.

Kamu bisa menjadi pengemudi Uber, yang disebut Uber Partner, dengan cara menyiapkan dokumen-dokumen berikut terlebih dahulu:

  • KTP (usia calon pengemudi minimal 21 tahun)
  • SIM A atau B (mobil) atau C (motor) yang masih berlaku
  • STNK mobil atau motor yang masih berlaku
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku
  • Polis asuransi kendaraan (bisa menyusul)

Seluruh dokumen harap discan sehingga tulisannya jelas terbaca dan jangan sampai ada yang terpotong. File scan ini kemudian akan diunggah ke website Uber Indonesia untuk proses pendaftaran.
 
Pendaftaran dilakukan dengan dua cara. Cara pertama lewat website Uber dan cara lainnya lewat aplikasi UberPartner.

Melalui Website Uber

1. Pendaftaran dilakukan secara online di website resmi Uber https://www.uber.com/signup/drive/indonesia/.
2. Isi kolom-kolom wajib seperti nama lengkap, alamat email, nomor handphone, dan kotamu.
3. Pilih jenis kendaraan yang akan kamu gunakan (mobil atau motor).
4. Persiapkan scan dokumen yang diperlukan dan unggah ke website Uber sesuai petunjuk.
5.Setelah seluruh dokumen diverifikasi, akunmu akan diaktivasi.
6. Uber akan menyediakan link untuk mengunduh aplikasi UberPartner ke smartphonemu.
7. Akan ada link untuk menonton cara menggunakan aplikasi UberPartner yang wajib kamu pelajari (video tersedia di channel YouTube Uber Indonesia: https://www.youtube.com/watch?v=F1C16ST84AY).
8. Jika kurang jelas, kamu bisa mengunjungi pusat onboarding Uber di kotamu (bisa dicek di t.uber.com/lokasi). Di pusat onboarding ini, kamu wajib membawa seluruh dokumen asli yang telah kamu upload sebelumnya. Di sini, kamu akan menjalani training pengenalan aplikasi selama 2-3 jam.
9. Untuk pengemudi UberMotor, helm dan jaket Uber bisa diambil di sini juga. Harap bawa KTP, SIM C, dan STNK asli, serta smartphonemu yang sudah terinstal aplikasi UberPartner sebagai bukti pendaftaran.

Melalui Aplikasi UberPartner

Bagi calon pengemudi yang ingin mendaftar melalui aplikasi di smartphone, kamu bisa mengunduh Uber Partner di PlayStore. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Unduh aplikasi Uber Partner.
2. Pilih Daftar/Register.
3. Isi kolom-kolom wajib seperti nama lengkap, alamat email, nomor handphone, dan kotamu.
4. Isi kelengkapan dokumen yang wajib diunggah seperti SIM, SKCK, Tax Card, STNK, dan bukti asuransi mobil
5. Uber akan melakukan verifikasi datamu, setelah sukses diverifikasi, kamu akan diberikan link video cara penggunaan aplikasi sebelum mulai berkendara sebagai UberPartner. Apabila butuh informasi lebih jelas, datang saja ke pusat onboarding Uber di kotamu.

Proses berikutnya adalah mendaftarkan akun bank kamu sebagai metode pembayaran hasil. Klik vault.uber.com untuk mengisi kelengkapan informasi. Kamu bisa mengecek profil UberPartnermu di aplikasi UberPartner atau website partners.uber.com.
 
Daftarlah lewat dua jenis pendaftaran resmi di atas, karena seluruh pendaftaran gratis. Selamat mencoba!

 

Apakah artikel ini membantu?
0 dari 0 menganggap ini berguna

Komentar

0 komentar

Harap login untuk memberikan komentar.